Langsung ke konten utama

Postingan

Restoran Cepat Saji Ini Beri Insentif Bitcoin untuk Karyawan, Ini Skemanya

Restoran Cepat Saji Ini Beri Insentif Bitcoin untuk Karyawan, Ini Skemanya Adopsi Bitcoin tidak lagi terbatas pada sektor keuangan dan teknologi. Kini, industri makanan cepat saji di Amerika Serikat mulai menunjukkan langkah nyata dalam mengintegrasikan aset kripto ke dalam sistem insentif karyawan. Salah satu contohnya datang dari Steak ‘n Shake , jaringan restoran cepat saji yang dikenal luas di AS, yang secara resmi mengumumkan program bonus berbasis Bitcoin bagi para pekerjanya. Melalui pengumuman yang disampaikan di media sosial X, manajemen Steak ‘n Shake menyatakan bahwa perusahaan akan memberikan bonus Bitcoin senilai US$0,21 untuk setiap jam kerja kepada seluruh karyawan bergaji per jam di restoran yang dikelola langsung oleh perusahaan. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Maret dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung adopsi Bitcoin. Skema Bonus Bitcoin per Jam Kerja Dalam pernyataannya, Steak ‘n Shake menjelaskan bahwa inse...
Postingan terbaru

Arus Keluar ETF Bitcoin Tembus Rp22 Triliun, Investor Pilih Sikap Hati-Hati

Arus Keluar ETF Bitcoin Tembus Rp22 Triliun, Investor Pilih Sikap Hati-Hati Pasar aset kripto global kembali menghadapi tekanan setelah tercatat adanya arus dana keluar besar dari produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin. Data terbaru dari SoSoValue menunjukkan bahwa dalam kurun waktu satu minggu terakhir, investor menarik dana hingga US$1,3 miliar atau setara sekitar Rp22,3 triliun dari ETF Bitcoin berbasis spot. Nilai tersebut menjadikan peristiwa ini sebagai outflow terbesar kedua sepanjang sejarah ETF Bitcoin , sejak instrumen investasi tersebut mulai diperdagangkan. Fenomena ini mencerminkan meningkatnya sikap kehati-hatian investor di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Ketegangan Geopolitik Jadi Pemicu Utama Salah satu faktor utama di balik aksi penarikan dana besar-besaran ini adalah meningkatnya tensi geopolitik global. Situasi semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump , melontarkan ancaman kebijakan tarif sebesar 100%...

Dugaan Pencurian Aset Kripto Pemerintah AS Senilai Rp600 Miliar Jadi Sorotan

Dugaan Pencurian Aset Kripto Pemerintah AS Senilai Rp600 Miliar Jadi Sorotan Dunia aset digital kembali dihebohkan oleh dugaan kasus pencurian kripto dalam jumlah besar yang diduga melibatkan individu dengan akses dekat ke lingkungan pemerintah Amerika Serikat (AS). Seorang analis blockchain independen yang dikenal dengan nama ZachXBT mengungkap temuan awal terkait dugaan pencurian aset kripto senilai lebih dari US$40 juta atau sekitar Rp668 miliar dari alamat penyitaan milik pemerintah AS. Kasus ini langsung menarik perhatian komunitas kripto global karena menyangkut aspek keamanan penyimpanan aset digital, khususnya yang dikelola oleh institusi negara. Meskipun belum ada dakwaan resmi dari aparat penegak hukum, temuan ini memicu diskusi luas mengenai potensi celah pengawasan dan risiko internal dalam pengelolaan kripto berskala besar. Dugaan Keterlibatan Keluarga Kontraktor Pemerintah Dalam unggahan terbarunya di platform X pada Minggu (25/01), ZachXBT menyebut se...

Bitcoin Melemah, Harga Emas Justru Bangkit dan Tembus Level US$5.000

Bitcoin Melemah, Harga Emas Justru Bangkit dan Tembus Level US$5.000 Pasar keuangan global kembali menunjukkan dinamika yang kontras antara aset kripto dan aset lindung nilai tradisional. Di saat harga Bitcoin (BTC) mengalami tekanan dan bergerak melemah, emas justru mencatatkan penguatan signifikan hingga mencetak rekor harga baru. Kondisi ini menegaskan kembali peran emas sebagai aset safe haven ketika ketidakpastian global meningkat. Pada perdagangan Senin (26/01), harga emas dunia (XAU) tercatat menyentuh level psikologis US$5.091 , menandai titik tertinggi sepanjang sejarah. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga Bitcoin yang kini berada di kisaran US$87.000 , setelah sebelumnya gagal mempertahankan momentum kenaikannya. Emas Cetak Rekor, Bitcoin Kehilangan Daya Dorong Kenaikan harga emas mencerminkan pergeseran sentimen investor yang cenderung menghindari risiko. Dalam situasi global yang tidak menentu, emas kembali menjadi pilihan utama untuk menj...

Bitcoin Dinilai Harus Kembali ke Atas US$100.000 Agar Tren Bullish Tidak Patah

Bitcoin Dinilai Harus Kembali ke Atas US$100.000 Agar Tren Bullish Tidak Patah Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah beberapa pekan terakhir mengalami tekanan jual yang cukup konsisten. Aset kripto terbesar di dunia ini dinilai berada di titik krusial, di mana kegagalan menembus level psikologis tertentu berpotensi membuka ruang koreksi yang lebih dalam. CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menilai bahwa Bitcoin perlu kembali diperdagangkan di atas kisaran US$100.000 hingga US$103.000 agar tren kenaikan jangka menengah dan panjang tetap terjaga. Tanpa mampu melewati area tersebut, Bitcoin berisiko kehilangan momentum positif yang sebelumnya terbentuk. “Saya ingin menegaskan kembali bahwa Bitcoin harus mampu menembus level 100 ribu hingga 103 ribu dolar AS untuk benar-benar kembali ke jalur kenaikan. Saya percaya itu akan terjadi, hanya masalah waktu,” ujar Novogratz dalam laporan resminya. Level Psikologis yang Menentukan Arah Pasar Batas harg...

CZ Nilai AI Berpotensi Membuat Manusia Makin Rentan, Crypto Justru Disebut Bisa Percepat Pensiun

CZ Nilai AI Berpotensi Membuat Manusia Makin Rentan, Crypto Justru Disebut Bisa Percepat Pensiun Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan aset digital terus menjadi topik hangat dalam diskusi global. Keduanya sama-sama dipandang sebagai teknologi masa depan, namun memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap kehidupan manusia. Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), baru-baru ini melontarkan pandangan kontroversial terkait perbedaan dampak AI dan kripto terhadap kesejahteraan manusia. Dalam sebuah unggahan di platform X pada Jumat (23/01), CZ menyampaikan pendapat bahwa AI berpotensi membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, sementara kripto justru membuka peluang bagi manusia untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pekerjaan konvensional. “AI bisa membuat manusia menganggur. Sebaliknya, kripto dapat membuat orang tidak lagi membutuhkan pekerjaan. Beli dan simpan sekarang, lalu pensiun dalam beberapa tahun,” tulis CZ. Pernyataan tersebut ...

Satu Bitcoin Disebut Bisa Menopang Hidup Warga Jakarta Hingga Puluhan Tahun

Satu Bitcoin Disebut Bisa Menopang Hidup Warga Jakarta Hingga Puluhan Tahun Bitcoin kembali menjadi perbincangan publik seiring dengan perbandingan nilainya terhadap biaya hidup di Indonesia, khususnya di Jakarta. Aset digital terbesar di dunia ini memang memiliki rekam jejak kenaikan harga yang signifikan sejak pertama kali diperkenalkan. Dari nilai yang nyaris tidak berarti, Bitcoin kini diperdagangkan di kisaran Rp1,5 miliar per koin. Lonjakan harga tersebut mendorong berbagai analisis dan simulasi ekonomi, salah satunya mengenai daya beli Bitcoin jika dikonversikan ke kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan menggunakan asumsi biaya hidup warga Jakarta saat ini, muncul perhitungan menarik tentang berapa lama satu Bitcoin dapat menopang kehidupan seseorang di ibu kota. Nilai Bitcoin dalam Perspektif Rupiah Sejak diluncurkan oleh sosok anonim bernama Satoshi Nakamoto, Bitcoin dirancang sebagai sistem uang digital terdesentralisasi dengan jumlah pasokan terbatas. Seiring w...