Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Restoran Cepat Saji Ini Beri Insentif Bitcoin untuk Karyawan, Ini Skemanya

Restoran Cepat Saji Ini Beri Insentif Bitcoin untuk Karyawan, Ini Skemanya Adopsi Bitcoin tidak lagi terbatas pada sektor keuangan dan teknologi. Kini, industri makanan cepat saji di Amerika Serikat mulai menunjukkan langkah nyata dalam mengintegrasikan aset kripto ke dalam sistem insentif karyawan. Salah satu contohnya datang dari Steak ‘n Shake , jaringan restoran cepat saji yang dikenal luas di AS, yang secara resmi mengumumkan program bonus berbasis Bitcoin bagi para pekerjanya. Melalui pengumuman yang disampaikan di media sosial X, manajemen Steak ‘n Shake menyatakan bahwa perusahaan akan memberikan bonus Bitcoin senilai US$0,21 untuk setiap jam kerja kepada seluruh karyawan bergaji per jam di restoran yang dikelola langsung oleh perusahaan. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Maret dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung adopsi Bitcoin. Skema Bonus Bitcoin per Jam Kerja Dalam pernyataannya, Steak ‘n Shake menjelaskan bahwa inse...

Arus Dana Masuk ke ETF Bitcoin, Ethereum, dan XRP Menguat Jelang Pergantian Tahun

Arus Dana Masuk ke ETF Bitcoin, Ethereum, dan XRP Menguat Jelang Pergantian Tahun Menjelang pergantian tahun 2025, pasar aset kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pergerakan baru. Salah satu indikator yang cukup diperhatikan oleh pelaku pasar adalah masuknya dana segar ke exchange-traded fund (ETF) berbasis kripto , khususnya ETF Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian investor mulai kembali mengambil posisi setelah periode koreksi panjang yang terjadi sejak akhir Oktober lalu. Data terbaru menunjukkan bahwa pada Selasa (30/12) , ETF kripto mencatat arus dana masuk (net inflow) yang cukup signifikan. ETF Bitcoin memimpin dengan dana bersih sebesar US$355 juta atau sekitar Rp5,9 triliun . Sementara itu, ETF Ethereum menerima aliran dana senilai US$67,8 juta atau setara Rp1,1 triliun , dan ETF XRP mencatat dana masuk sekitar US$15,5 juta atau kurang lebih Rp259,3 miliar . Sinyal Awal Perubahan Sentimen Pasar Masuknya dana ke...

Gejolak Tarif Trump Jadi Faktor Utama yang Mengguncang Pasar Kripto Sepanjang Tahun Ini

Gejolak Tarif Trump Jadi Faktor Utama yang Mengguncang Pasar Kripto Sepanjang Tahun Ini Tahun 2025 menjadi periode yang penuh dinamika bagi pasar aset kripto global. Alih-alih menikmati reli berkelanjutan, pasar justru diwarnai tekanan hebat yang membuat banyak aset digital, termasuk Bitcoin (BTC) , harus mengakhiri tahun dalam kondisi melemah. Salah satu faktor eksternal yang paling berpengaruh dalam tekanan tersebut adalah kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump . Berdasarkan data CoinMarketCap per Selasa (30/12), harga Bitcoin berada di kisaran US$87.700 , mencerminkan penurunan tahunan sekitar 6,2% . Meski volatilitas merupakan karakter alami pasar kripto, sejumlah analis menilai bahwa isu tarif dan ketegangan dagang global menjadi katalis terbesar yang mempercepat tekanan jual sepanjang tahun ini. Tarif Perdagangan Jadi Pemicu Guncangan Pasar Kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden Trump bukanlah hal baru bagi...

Bitcoin Perlu Kenaikan Sekitar 6% agar Tidak Mengakhiri Tahun dengan Performa Negatif

Bitcoin Perlu Kenaikan Sekitar 6% agar Tidak Mengakhiri Tahun dengan Performa Negatif Menjelang akhir tahun, pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan utama pelaku pasar kripto. Setelah mengalami volatilitas tinggi sepanjang tahun, Bitcoin kini berada di posisi krusial yang akan menentukan apakah aset digital terbesar di dunia ini mampu menutup tahun dengan kinerja positif atau justru mencatat kerugian tahunan . Berdasarkan data CoinMarketCap per Senin (29/12), harga Bitcoin berada di kisaran US$89.000 , yang mencerminkan penurunan sekitar 5,8% secara year-to-date (YTD) . Kondisi ini membuat Bitcoin berada di bawah harga pembukaan awal tahun, sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa BTC berpotensi mengakhiri tahun dengan catatan negatif. Kenaikan 6% Jadi Ambang Penting Analis pasar kripto Nic Puckrin menilai bahwa Bitcoin masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Namun, menurut perhitungannya, BTC perlu mengalami kenaikan sekitar 6% dari level s...

Bitcoin yang Dijuluki Emas Digital Justru Tertinggal, Perak Jadi Bintang Pasar Tahun Ini

Bitcoin yang Dijuluki Emas Digital Justru Tertinggal, Perak Jadi Bintang Pasar Tahun Ini Tahun ini menjadi periode yang cukup menantang bagi investor Bitcoin (BTC) . Aset kripto terbesar di dunia yang selama bertahun-tahun kerap disebut sebagai “emas digital” justru menunjukkan kinerja yang kurang menggembirakan dibandingkan sejumlah aset lainnya. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, harga Bitcoin tercatat mengalami penurunan sekitar 7% , menjadikannya tertinggal dari berbagai instrumen investasi lain, baik di pasar kripto maupun aset tradisional. Kondisi ini cukup mengejutkan, mengingat narasi Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan pelindung dari inflasi telah lama menjadi daya tarik utama bagi investor global. Namun realita pasar menunjukkan bahwa status “emas digital” belum selalu tercermin dalam performa jangka pendek. Bitcoin Kehilangan Momentum Penurunan Bitcoin tahun ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang kompleks. Ketidakpastian ekonomi, kebijakan mon...

Siapa Satoshi Nakamoto? Deretan Tokoh yang Pernah Diduga sebagai Pencipta Bitcoin

Siapa Satoshi Nakamoto? Deretan Tokoh yang Pernah Diduga sebagai Pencipta Bitcoin Lebih dari satu dekade sejak kelahirannya, Bitcoin (BTC) masih menyimpan satu misteri terbesar yang belum terpecahkan, yakni identitas asli Satoshi Nakamoto . Nama tersebut dikenal sebagai pencipta Bitcoin sekaligus penulis whitepaper berjudul Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System , dokumen yang menjadi fondasi lahirnya sistem keuangan digital terdesentralisasi. Namun setelah berhasil merilis Bitcoin ke publik dan memastikan jaringan dapat berjalan secara mandiri, Satoshi Nakamoto secara perlahan menghilang dari ruang diskusi. Hingga kini, tidak ada satu pun konfirmasi resmi mengenai siapa sebenarnya sosok di balik nama tersebut. Misteri inilah yang memicu berbagai spekulasi, teori, dan perdebatan di komunitas kripto global. Hilangnya Satoshi dan Awal Spekulasi Setelah aktif berkomunikasi melalui forum Bitcoin dan email dengan para pengembang awal, Satoshi Nakamoto menghentikan ...

15 Tahun Kepergian Satoshi Nakamoto: Momen Penting yang Membentuk Masa Depan Bitcoin

15 Tahun Kepergian Satoshi Nakamoto: Momen Penting yang Membentuk Masa Depan Bitcoin Desember 2010 menjadi salah satu titik paling bersejarah dalam perjalanan Bitcoin . Pada periode tersebut, Satoshi Nakamoto , sosok misterius yang dikenal sebagai pencipta Bitcoin, secara resmi meninggalkan forum Bitcoin dan menghentikan seluruh komunikasi publiknya. Sejak saat itu, Satoshi tidak pernah kembali, meninggalkan proyek yang ia rintis sepenuhnya di tangan komunitas global. Keputusan ini menjadi peristiwa krusial yang secara tidak langsung membentuk karakter Bitcoin seperti yang dikenal saat ini. Tanpa kehadiran figur sentral, Bitcoin berkembang sebagai sistem benar-benar terdesentralisasi , di mana arah pengembangan dan pengambilan keputusan ditentukan oleh konsensus komunitas, bukan oleh satu individu. Kepergian yang Mengubah Arah Sejarah Bitcoin Saat Satoshi Nakamoto mundur dari forum Bitcoin, proyek ini masih tergolong kecil dan hanya dikenal oleh kalangan terbatas, sepe...

Peneliti Galaxy Research Ungkap Alasan Bitcoin Dinilai Belum Benar-Benar Tembus US$100.000

Peneliti Galaxy Research Ungkap Alasan Bitcoin Dinilai Belum Benar-Benar Tembus US$100.000 Level harga US$100.000 selama ini dianggap sebagai tonggak psikologis penting bagi Bitcoin (BTC) . Angka tersebut kerap menjadi simbol keberhasilan adopsi dan kekuatan jangka panjang aset kripto terbesar di dunia. Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh Kepala Riset Galaxy Research, Alex Thorn , yang menilai bahwa Bitcoin sebenarnya belum pernah benar-benar melampaui level US$100.000 jika dihitung dengan pendekatan tertentu. Pendapat ini menyoroti aspek yang kerap luput dari perhatian banyak pelaku pasar, yakni penyesuaian harga terhadap inflasi . Dengan menggunakan sudut pandang tersebut, pencapaian harga Bitcoin dinilai perlu dilihat kembali dalam konteks daya beli dolar AS yang terus berubah dari waktu ke waktu. Harga Bitcoin dan Penyesuaian Inflasi Melalui unggahan di akun X pribadinya, Alex Thorn menjelaskan bahwa harga Bitcoin sebaiknya tidak hanya dilihat berdasarkan angka n...

2025 Crypto Recap: Rangkaian Peristiwa Paling Fenomenal yang Mengguncang Pasar Aset Digital

2025 Crypto Recap: Rangkaian Peristiwa Paling Fenomenal yang Mengguncang Pasar Aset Digital Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling bersejarah bagi industri aset digital global. Sepanjang tahun ini, pasar kripto dipenuhi oleh berbagai peristiwa besar, katalis kuat, dan dinamika ekstrem yang mendorong pergerakan harga secara signifikan, baik ke arah kenaikan maupun penurunan. Mulai dari euforia token bertema politik, lonjakan harga Bitcoin ke level tertinggi sepanjang masa, hingga tekanan makroekonomi yang memicu likuidasi besar-besaran, semua terjadi dalam satu tahun yang penuh kejutan. Bagi investor, trader, maupun pengamat kripto, 2025 menjadi tahun yang sarat pelajaran tentang volatilitas, sentimen pasar, serta pengaruh kebijakan global terhadap aset digital. Euforia Memecoin Politik Warnai Awal Tahun Salah satu fenomena yang paling menyita perhatian pasar kripto di awal 2025 adalah kemunculan memecoin bertema politik, khususnya Trump (TRUMP) dan Melania (MEL...

Inovasi Unik di Brasil: Pergerakan Harga Bitcoin Diubah Menjadi Musik Orkestra

Inovasi Unik di Brasil: Pergerakan Harga Bitcoin Diubah Menjadi Musik Orkestra Bitcoin dikenal sebagai aset digital dengan pergerakan harga yang dinamis dan sering kali sulit diprediksi. Namun di Brasil, volatilitas Bitcoin justru menjadi sumber inspirasi bagi sebuah proyek seni yang tidak biasa. Melalui pendekatan kreatif, data harga Bitcoin (BTC) akan diterjemahkan menjadi musik orkestra , menggabungkan dunia teknologi finansial dengan seni pertunjukan. Proyek ini bertujuan untuk menghadirkan cara baru dalam memahami pasar kripto. Alih-alih melihat grafik dan angka di layar, audiens diajak merasakan fluktuasi harga Bitcoin melalui komposisi musik yang dimainkan secara langsung oleh sebuah orkestra. Mengubah Data Pasar Menjadi Karya Seni Inisiatif ini merupakan proyek seni eksperimental yang memanfaatkan data harga Bitcoin secara real-time sebagai dasar penciptaan musik. Setiap perubahan harga, baik kenaikan maupun penurunan, akan memengaruhi elemen musikal seperti melod...

Kisah Inspiratif: Wanita Asal Brasil Menabung Bitcoin Demi Mewujudkan Impian Keliling Dunia

Kisah Inspiratif: Wanita Asal Brasil Menabung Bitcoin Demi Mewujudkan Impian Keliling Dunia Bitcoin tidak lagi sekadar dikenal sebagai aset spekulatif atau instrumen investasi jangka pendek. Bagi sebagian orang, aset kripto terbesar di dunia ini justru dimanfaatkan sebagai alat menabung alternatif untuk mencapai tujuan hidup tertentu. Salah satu kisah menarik datang dari seorang wanita asal Brasil bernama Ana , yang memilih menyimpan tabungannya dalam bentuk Bitcoin (BTC) demi mewujudkan impiannya berkeliling dunia. Ana yang berprofesi sebagai desainer grafis mengungkapkan bahwa keputusannya menabung menggunakan Bitcoin bukan semata mengikuti tren. Baginya, Bitcoin justru menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan gaya hidup modern, terutama bagi seseorang yang memiliki rencana perjalanan lintas negara. Bitcoin sebagai Sarana Menabung Perjalanan Dalam keterangannya yang dikutip dari laman Azteco , Ana menjelaskan bahwa ia secara rutin menyisihkan pen...

Bitcoin Berpotensi Likuidasi Rp66 Triliun Posisi Short Jika Tembus US$93.000

Bitcoin Berpotensi Likuidasi Rp66 Triliun Posisi Short Jika Tembus US$93.000 Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan utama pelaku pasar kripto global. Setelah mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir, perhatian investor kini tertuju pada satu level krusial, yaitu US$93.000 . Menurut data dari Bitcoin Exchange Liquidation Map , apabila Bitcoin kembali menyentuh harga tersebut, pasar berpotensi menyaksikan likuidasi besar-besaran posisi short dengan nilai mencapai US$4 miliar atau setara Rp66 triliun . Level harga ini dinilai sangat sensitif karena menjadi titik kumpul leverage tinggi, khususnya dari trader yang mengambil posisi short dan bertaruh bahwa harga Bitcoin akan terus melemah. Ketika harga justru bergerak naik dan menembus area kritis, risiko likuidasi meningkat secara signifikan. Apa Itu Likuidasi dan Mengapa Penting? Dalam perdagangan derivatif kripto, likuidasi terjadi ketika posisi trader ditutup secara otomatis oleh sistem exchan...